NEWS UPDATE :

TAUBAT PEKERJAAN HATI YANG DILAKUKAN SAMPAI MATI

Selasa, 25 Agustus 2015



Oleh: Ani Marlia

Setiap manusia pasti pernah melakukan dosa, baik itu dosa besar maupun kecil. Karena taubat sendiri pekerjaan hati yang dilakukan sampai mati. Setiap manusia wajib melakukannya untuk meminta ampun kepada Allah SWT. Apalagai kita kadang tidak sadar melakukan dosa-dosa kecil  seperti Ghibah, Riya’, adu domba, dengki, dan lain-lain itu semua penyakit hati harus segera diobati.
“Katakanlah: Wahai para hamba-Ku yang melampaui batas terhadap dirinya sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. seungguhnya Allah Mengampuni semua dosa dan Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar: 53)

Sekecil apapun dosa yang diperbuat kita harus segera bertaubat, jika dibiarkan yang sedikit itu kelama-laman akan menjadi bukit. Sejatinya Allah itu Maha Pengampun segala dosa kecuali syirik.
“Dan taubat itu tidaklah (deterima Allah) dari mereka yang berbuat kejahtan hingga apabila datang ajal kepada seorang diantara mereka barulah dia mengatakan, “Saya benar-benar taubat sekarang.” (QS. An-Nisa’: 18)
Allah akan benar-benar menerima taubat seorang hamba, jika taubat itu dilakukan dengan sungguh-sungguh dan berjanji tidak mengulangi lagi. Waktu yang paling hikmad dan mustajaba yaitu di sepertiga malam, di saat yang lain terlelap disanalah pintu-pintu maaf terbuka.
“Sesungguhnya Allah SWT membentangkan tangan-NYA di malam hari untuk menerima taubat hamba yang berdosa di siang hari. Dan Allah SWT membentangkan tangan-NYA di siang hari untuk menerima taubat hamba yang berdosa di malam hari, sampai matahri terbit dari barat.” (HR. Muslim)
Taubat tidak hanya dilakukan dengan membaca istighfar, melainkan harus dilakukan dengan perbuatan. Berpikirlah sebelum melakukan tindakan agar tidak terjerumus dalam kemaksiatan.
Share this Article on :

0 komentar :

Posting Komentar

 

© Copyright LDK MKMI Universitas Trunojoyo Madura 2013 | Design by Wildanul Mtv .