Sabtu, 29 Maret 2014

Upgrading Pengurus LDK-LDF "Sinergitas Pengurus LDK-LDF Menuju UTM Madani"


UKM LDK MKMI yang merupakan unit kegiatan yang bergerak di bidang dakwah mengadakan acara upgrading pengurus LDK dan LDF pada hari Sabtu, 22 Maret 2014 yang bertempat di RKB C. Mengusung tema "SINERGITAS PENGURUS LDK-LDF MENUJU UTM MADANI"  diharapkan untuk para aktivis di LDK maupun LDF bisa mengembangkan nilai-nilai dakwah serta mempunyai afiliasi terhadap islam. Mungkin acara ini sederhana, akan tetapi sangat bermanfaat untuk kita semua serta mempererat tali ukhuwah.

Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB yang dibuka oleh akhi Ikhwan sebagai pembawa acara.  Rentetan acara pembukaan formal yang seperti biasanya berlangsung, dimulai dari pembukaan, tilawah, sambutan sepatah kata dari Dewan Syuro serta ditutup dengan do'a agar acara ini berlangsung hikmat, lancar dan sukses.

Setelah acara pembukaan berlalu, pembaca acara langsung menyerahkan acara kepada moderator yang dikomandani oleh Akhi Pram. Acara inti sendiri yang pertama tentang manajemen dakwah kampus yang diisi oleh Akhi Yanuar Dwi Prianto, S.Kom, salah satu alumni LDK MKMI. Beliau sudah banyak sekali pengalaman-pengalaman yang di dapat ketika join di Dakwah Kampus. Disini saya sedikit menangkap dari apa yang disampaikan beliau, "Bahwasanya dakwah ini harus seragam dengan pemahaman yang ada karena itu syi’ar dan kaderisasi merupakan tulang punggung dari dakwah ini. Objek dari dakwah ini dibagi menjadi dua yakni internal dan eksternal. Internal sendiri sasaran utama adalah dosen, mahasiswa dan karyawan. Sedangkan eksternal sasarannya kepada masyarakat yang membutuhkan dakwah. Syi’ar sendiri bertugas memasarkan dakwah kepada objek sehingga bisa menarik perhatian sedangkan kaderisasi lebih fokus kepada pembentukan dan pembinaan kader”.

Setelah acara pertama usai dilanjutkan dengan sekolah ldk. Ini bertujuan agar aktivis dakwah memiliki kemampuan perencanaan, pengorganisasian, komunikasi serta mampu menggerakkan dakwah di ranah kerja masing-masing. Diharapkan ilmu dan pengalaman yang di dapat dari sekolah LDK ini bisa bermanfaat bagi lembaga dakwah itu sendiri. Selanjutnya beberapa pengurus membentuk kelompok sesuai dengan masing-masing fungsi lembaga dakwah yaitu, syi’ar, humas, kaderisasi, kemuslimahan dan pengurus harian untuk membicarakan program kerja, sharing-sharing kendala yang dialami dari berbagai bidang, saling berbagi tips, nasihat dan masih banyak hal lain yang bertujuan membangun sinergitas gerak antar LDK-LDF yang ada di lingkup Universitas Trunojoyo.

Setelah Istirahat sholat dhuhur dilanjutkan dengan presentasi program kerja antar LDK-LDF.  Hal ini bertujuan saling berbagi informasi mengenai program kerja dari Ketua masing-masing LDF dan LDK sehingga mereka (pengurus) bisa memahami kelebihan dan kekurangan dari masing program kerja yang disampaikan.

Setelah istirahat sholat ashar materi dilanjutkan dengan sinergitas dakwah kampus yang mana ini disampaikan oleh Demisioner Ketua LDK MKMI 2013, Akhi Afzal. Dalam perjalanannya, dakwah kampus membutuhkan sinergitas antar elemen-elemen penyusunnya. Sinergitas yang dibutuhkan dakwah ini sangat beragam, mulai dari sinergitas sumber daya masyarakat yang merupakan aset paling terbesar dakwah hingga ke ranah sinergitas gerak elemen dakwah kampus. Tanpa adanya sinergitas, dakwah kampus akan kehilangan arah yang nantinya akan menghilangkan eksistensi dakwah kampus sendiri. Ada dua fungsi yang harus diperhatikan dalam sinergitas dakwah yakni struktural dan fungsional.

Secara struktural, bagaimana  ada sebuah pola komunikasi dan koordinasi yang optimal antara LDK dan LDF. Ibaratnya, LDK sebagai orang tuanya serta LDF sebagai anal-anaknya. Jadi bagaimana sinergitas yang ada benar-benar mampu memposisikan LDK sebagai payung LDF yang mengayomi seluruh LDF di bawahnya. Sedangkan secara fungsional, setidaknya 3 fungsi strategis yang diprioritaskan untuk mensinergiskan antara LDK dan LDF yakni: kaderisasi, syi’ar dan jaringan.


Sekitar pukul 17.30 kegiatan Upgrading LDK-LDF sudah berakhir. Kami berterima kasih kepada pengurus LDK maupun LDF yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti acara ini demi memajukan dakwah di kampus. Semoga bermanfaat dan langkah kita dipermudahkan untuk berdakwah. (Kaconk Muslim)

Jumat, 21 Maret 2014

Workshop Entrepreneur "Sukses Menjadi Pengusaha Muda"



Minggu, 16 Maret 2013, UKM LDK MKMI (Lembaga Dakwah Kampus Majlis Kajian Mahasiswa Islam) mengadakan Workshop ETP (Entrepreneur). Workshop yang bertema “Sukses menjadi pengusaha muda” ini dihadiri oleh sekitar 130 orang yang terdiri atas panitia, peserta dan undangan. Workshop yang dilaksanakan di Auditorium selama satu hari tersebut menghadirkan entrepreneur-entrepreneur yang telah berhasil dibidangnya, yaitu Rizki Aris Yunianto (Owner Sego Njamoer), dan Noerma Pudji Istyanto.

Workshop dimulai sekitar pukul 08.30 WIB yang dibuka oleh Ahmad Waqi sebagai pembawa acara tersebut. Sebelum workshop di acara inti masuk, terlebih dahulu dilakukan pelantikan Ketum LDK MKMI periode 2014, yaitu Ahmad Fauzi oleh sekjend BEM UTM . Dengan adanya pelantikan ini, maka Ketua Umum LDK MKMI resmi untuk memimpin di masa periodenya. kemudian dilanjutkan dengan materi pertama yang berupa sosialisasi PMW dari perwakilan CDEC UTM, Bapak Apri Arisandi. Beliau menekankan kepada para audiens bahwa mahasiswa sekarang harus memiliki mind-set seorang enterpreneur untuk menghadapi tantangan dimasa depan, selain itu harus mengoptimalkan kinerja untuk memanfaatkan program PMW, karena dana tahun ini jauh lebih besar dari tahun sebelumnya, yaitu sekitar 250 juta untuk mahasiswa.

Dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai teknik penulisan proposal PMW oleh Rizki Aris Yunianto, yaitu seorang entrepreneur yang berhasil dengan bisnis “Sego Njamoer” nya. Dalam penyampaiannya, pemateri  menyarankan kepada para peserta bahwa dalam pembuatan judul proposal harus unik, tidak bertele-tele dan membuat penasaran si penyeleksi, selain itu peluang atau kesempatan yang didapat itu harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dalam berbisnis, itu tak harus langsung besar, tapi memulai dengan langkah-langkah kecil, itulah hal yang langka sebagai kunci untuk menuju keberhasilan. Di penyampaian pemateri ke tiga, yaitu mengenai Mind-set Entrepreneur oleh Noerma Pudji Istiyanto, “modal terbesar yang dimiliki bukanlah uang, melainkan diri sendiri” itulah kutipan kata yang muncul dari beliau. Uang bukanlah segalanya, tapi segalanya butuh uang. Berhasil tidaknya apa yang dilakukan seseorang itu tergantung pada mind-set dan niat. Karna mind-set/pikiran adalah kekuatan terbesar yang ada pada diri kita.

Acara berakhir sekitar pukul 15.00 WIB, yang diakhiri dengan pemberian cideramata kepada masing-masing pemateri.

“Harapan dari diadakannya workshop kali ini yaitu, dapat bermanfaat untuk mengoptimalkan kemampuan dalam membuat maupun menyusun PMW, serta mahasiswa dapat memiliki mind-set seorang entrepreneur, dimana suatu saat nanti akan dapat menjadi seorang entrepreneur-entrepreneur hebat yang bermanfaat bagi orang lain, agama, bangsa, maupun negara”, tutur kisno selaku ketua pelaksana workshop. (ria)

Kamis, 20 Maret 2014

Indahnya Kebersamaan MABIT


Bangkalan - LDK MKMI UTM mengadakan agenda malam bina iman dan taqwa atau yang disingkat MABIT yang berlangsung pada tanggal 15-16 Maret 2014. Beberapa peserta datang dari berbagai kampus lain ditambah lagi dengan beberapa LDF yang ada di fakultas turut meramaikan acara ini. Mereka yang hadir sangat antusias dan semangat membara untuk menambah ilmu yang nantinya bisa diterapkan dalam dakwah ini. Dengan  mengusung tema "Menyatukan Gerak Dakwah", diharapkan para aktivis bisa memperdalam nilai dakwah serta bisa membuat suasana kampus yang madani untuk kedepannya.

Acara dimulai tepat jam menunjukkan pukul 16.00 di Auditorium UTM. Sederetan acara dimulai dari pembukaan sampai penutup plus do'a supaya acara berlangsung dengan hikmat dan sukses. Nuansa ukhuwah pun sangat terjalin kuat antara peserta yang mengikuti acara ini. Acara pembukaan berjalan lancar tanpa ada kendala. Setelah pembukaan selesai dimulailah acara kajian. Pada materi ini membahas mengenai "Quantum Ikhlas" yang disajikan oleh Bapak Hamdi Mubarok, ST., M.Eng,  salah satu dosen Fakultas Teknik. Beliau memaparkan  bahwasanya ikhlas merupakan menyerahkan diri kepada Tuhan. Menjalani hidup hanya untuk-Nya, dengan mengandalkan bimbingan dan bantuan-Nya disemua bidang kehidupan. Hal ini quantum ikhlas dibagi 4 bagian, yang digambarkan melalui model kuadran. Yaitu beta yang terdiri dari kognitif dan aktif, alpha yang terdiri dari khusyu' dan ikhlas, tetha terdiri dari sangat khusyu' dan ikhlas serta delta yaitu tidur lelap dan tidak ada pikiran dan perasaan.  Di akhir materi ada satu kalimat yang sekiranya bisa memotivasi kita yaitu "Go ikhlas and Get sucess".

Kemudian setelah sholat magrib berjamaah, membaca al ma’tsurat secara bersama-sama dilanjutkan dengan ta’aruf, bercengkrama dan berdiskusi dengan peserta mabit. Seperti pepatah bilang, tak kenal maka ta’arufan. Dengan berta’aruf kita bisa saling mengenal dan terjalin ukhuwah di antara kita (dari latar belakang universitas berbeda).

Kegiatan pun dilanjutkan dengan sarasehan antar LDK, LDF dan FSLDK. Acara ini bertujuan untuk saling berbagi informasi mengenai program kerja yang disampaikan dari ketua LDK, LDF dan FSLDK sehingga mereka pun juga memahami kelebihan dan kekurangan dari program kerja. Setelah itu, para peserta beristirahat supaya nanti shalat tahajjudnya tidak terlambat.

Pada hari ahad dini hari, acara diawali dengan shalat tahajjud kemudian dilanjutkan dengan shalat subuh berjamaah. Setelah sholat shubuh dilanjutkan dengan riyadhoh yaitu bermain futsal. Sebelum pertandingan futsal dimulai, para peserta melakukan pemanasan berupa senam dan lari-lari. Kemudian permainan di mulai. Saat permainan dimulai para peserta dengan semangat dan penuh kekompakan melakukan kegiatan tersebut. Kegembiraan tersirat dari wajah-wajah mereka. Walaupun, pada akhirnya ada beberapa ada yang kalah dan menang. Akan tetapi  keakraban pun semakin terjalin kuat antara peserta. Itulah indahnya kebersamaan :-) (Ik)

Rabu, 05 Maret 2014

Tatsqif dan Mabit FSLDK Surabaya Raya “Mujahadah Dalam Dakwah”


FSLDK Surabaya Raya mengadakan acara TASQIF dan MABIT yang dilaksanakan di Masjid Baitul Ulum Universitas Wijaya Kusuma Surabaya pada hari sabtu-minggu, 1-2 Maret 2014. Beberapa dari aktivis dakwah kampus seperti ITS, UNAIR, ITATS, UTM, dan kampus-kampus yang berada dilingkungan Surabaya tampak antusias dan semangat yang membara untuk mengikuti acara ini. Dengan mengusung tema “Mujahadah Dalam Dakwah”, diharapkan para aktivis khususnya selain memiliki keterampilan dalam manajemen organisasi LDK, juga bisa mengimplementasikan nilai-nilai dakwah kampus sehingga menciptakan kampus yang madani.

Acara pembukaan dimulai pukul 16.00, rentetan acara pembukaan formal yang seperti biasanya berlangsung, dimulai dari pembukaan oleh pembawa acara dan ditutup dengan do’a beserta rangkaian kata sambutan dari Ketua UKM BKI UWKS Akhi Tutus. Nuansa ukhuwah pun sangat terjalin kuat antara peserta yang mengikuti acara ini. Acara pembukaan berjalan lancer tanpa ada kendala. Setelah pembukaan selesai dimulailah acara Tasqif. Pada materi ini membahas tentang Mujahadah Dakwah yang disajikan oleh Bapak Alif, salah satu dosen di IAIN Sunan Ampel Surabaya. Beliau menyampaikan bahwa dakwah memiliki keutamaan yaitu dakwah sebagai kenikmatan yang sangat besar serta dakwah sebagai amalan yang terbaik. Di dalam suatu dakwah memiliki 3 tahap yaitu tahap ta’lim, tahap tabligh, tahap ta’zim.

Kemudian setelah sholat magrib berjamaah, membaca al ma’tsurat secara bersama-sama dilanjutkan dengan ta’aruf, bercengkrama dan berdiskusi dengan aktivis dakwah kampus lain. Seperti pepatah bilang, tak kenal maka ta’arufan. Dengan berta’aruf kita bisa saling mengenal dan terjalin ukhuwah di antara kita (dari latar belakang universitas berbeda).

Kegiatan pun dilanjutkan dengan sharing ke-LDK-an bersama akhi Fahmi merupakan alumni dari UBAYA. Dalam kegiatan ini membahas bagaimana pengkaderan dan pembungkusan syi’ar yang bagus.  Disini saya menyimpulkan bahwasanya kaderisasi di tubuh lembaga dakwah kampus sangat urgen karena dengan adanya kaderisasi agar memiliki kader yang tangguh serta berkomitmen terhadap dakwah. Biasanya, aktivis dakwah selain aktif di sebuah organisasi juga aktif di kuliah karena merupakan suatu ibadah. Jadi, harus diimbangi dan jangan sampai indeks prestasi kita menurun gara-gara mengikuti kegiatan organisasi. Sedangkan untuk syi’ar sendiri memiliki 4 konten yaitu rekruitmen kader, eksistensi, mengenalkan islam serta menciptakan dunia islamiah.  

Pada hari ahad dini hari, acara diawali dengan shalat tahajjud kemudian dilanjutkan dengan shalat subuh berjamaah. Setelah sholat shubuh dilanjutkan dengan riyadhoh yaitu bermain futsal. Sebelum pertandingan futsal dimulai, para peserta melakukan pemanasan berupa senam dan lari-lari. Kemudian permainan di mulai. Setiap tim mewakili universitas masing-masing. Permainan menggunakan sistem kompetisi dan permainan berlansung meriah dan seru. Keakraban pun semakin terjalin kuat antara peserta. Dan pertandingan dimenangkan oleh ITS kemudian dilanjutkan dengan sesi kenangan yaitu foto bersama.

Setelah menentukan pemenang futsal, para peserta istirahat dilanjutkan sarapan pagi. Kemudian para peserta berkumpul kembali untuk acara penutupan. Ada rasa haru dan bahagia di akhir acara,meskipun hanya sehari namun ukhuwah telah menyatukan dan banyak pengalaman berharga selama acara berlangsung. (Ik)

GEMA RAMADHAN (Kajian Bersama Laziz Al-Haromain Bangkalan)

Meningkatkan Iman, Bukan Hanya Resolusi Ramadhan 👳🏻‍♂️ Ust. Moh. Sofa Faudi, S.Psi. • Iman artinya meyakini dalam hati, mengucapkan dengan...