Rabu, 30 April 2014

Musday 2014



Kemuslimahan LDKMKMI mengadakan acara Muday (Muslimah Day) (19/04/2014) di Auditorium Universitas Trunojoyo Madura untuk memperingati hari kartini acara ini bertema “Sempurnanya Seorang perempuan” acara ini berlangsung sangat meriah dengan pemateri ibu Imma Inayati, S.Kom., M.Kom., M.Ba belau ini adalah lulusan Thailan dan sekarang menjadi staf pengajar di salah satu PTN surabaya sebelum pemateri memberikan pemaparan acara tersebut dibuka dengan hiburan yaitu group yang nama Aisya jingga dengan penampilan yang memukau dengan menyanyikan lagu Hijab I’m Love dan Wanita Syurga dari OSD penampilan tersebut sangatlah menghibur, lalu acara tersebut dilanjut dengan sambutan dari ketua kemuslimahan yaitu Rusmiati dengan sambutan yang begitu semangat pastinya yaitu seorang muslimah harus setangguh ibu kartini yang senantiasa memberikan sumbangsi kepada negara tercinta dan mengorbankan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan.

Kegiatan ini merupakan serangakaian program kerja dari kemuslimahan LDKMKMI yang sebelumnya telah mengadakan seminar hari ibu dan kini telah mengadakan seminar hari kartini denagan tujuan agar para muslimah tetap bisa berkarya tampa ada batas meskipun berpenampilan syar’i pastinya seperti halnya pemaparan Ibu Imma dengan dengan penampilan belau yang syar’i belau tetap berkipra dan berprestasi hingga keluar negeri para peserta sanagat antusias mendengarkan pemaparan materi tersebut dan dengan banyak menceritakan pengalamannya kuliah di luar negeri dengan mempertahankan hijab syar’inya tidak hanya itu belau juga memberikan semangat kepada para muslimah agar selalu konsisten dalam memegang peraturan Allah dan memberikan cermin sosok seorang muslimah yang tangguh dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.(lin)

Rabu, 02 April 2014

Press Release FSLDK Surabaya Raya AKSI Solidaritas untuk Vonis Mati #529 Muslim Mesir Secara Tidak Adil


Vonis mati terhadap 529 muslim Mesir mengundang berbagai kecaman dari berbagai pihak. Hal ini didasarkan pada vonis mati yang tidak sesuai dengan hukum internasional, seperti tidak jelasnya tuduhan yang diarahkan, tidak didampinginya terdakwa oleh pengacara, dan keputusan vonis mati untuk 529 muslim dalam waktu persidangan hanya 2 hari. (dakwatuna.com)

Ketidakadilan ini mengundang kecaman berbagai pihak seperti PBB, MUI, dan para ulama Islam seperti Syaikh Al-Ghamidi, Syaikh Humaid An-Nuami, dll. Desakan dari berbagai Negara pun dilayangkan kepada pemerintahan Mesir untuk membatalkan vonis mati 529 muslim Mesir yang tidak bersalah. Namun Indonesia sebagai Negara yang mempunyai hubungan historis dengan Mesir belumlah memberikan pernyataan sikap dan menuntut ketidak adilan atas vonis mati 529 muslim Mesir tersebut.

Dalam aksi yang dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2014 di depan Grahadi ini, kami dari Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Surabaya Raya bersama LDK-LDK, dan pemuda muslim Surabaya menyatakan:

1. Mengecam dan mengutuk vonis mati 529 muslim Mesir yang cacat hukum dan mencerminkan pemerintahan Mesir yang represif dan tidak adil.

2.  Menuntut Presiden SBY dan Menlu RI Marty Natalegawa untuk memberikan pernyataan sikap dan mendesak pembatalan vonis mati 529 muslim Mesir.

3.  Meminta masyarakat internasional atas nama Hak Asasi Manusia dan Kemanusiaan untuk menghentikan proses eksekusi 529 muslim Mesir yang cacat secara hukum.

4. Mengajak elemen masyarakat untuk senantiasa mendoakan keselamatan untuk TKI Satinah, muslim Syria, muslim Mesir, warga Palestina,, dan juga warga Indonesia secara keseluruhan

Aksi ini pun dilengkapi dengan berbagai orasi yang disampaikan oleh perwakilan JMMI ITS, JANUR UNAIR, dan LDK lainnya. Setelah itu dilengkapi dengan penampilan teatrikal sebagai sarana pencerdasan bagi masyarakat.



Surabaya, 28 Maret 2014
FSLDK Surabaya Raya

Sumber : http://www.islamedia.web.id/2014/04/press-release-fsldk-surabaya-raya-aksi.html

GEMA RAMADHAN (Kajian Bersama Laziz Al-Haromain Bangkalan)

Meningkatkan Iman, Bukan Hanya Resolusi Ramadhan 👳🏻‍♂️ Ust. Moh. Sofa Faudi, S.Psi. • Iman artinya meyakini dalam hati, mengucapkan dengan...