Kamis, 18 Mei 2017

Menyiapkan Diri Untuk Ramadhan Bersama KAKTUS



Potret KAKTUS (18/5)
WARTA MKMI---KAKTUS (Kajian Rutin KAMUS FT Tiga Minggu Sekali) kembali dilaksanakan hari Kamis (18/5) di taman kampus. Kali ini KAMUS FT (Keluarga Muslim Fakultas Teknik) mengundang Bapak Husni, S.Kom., M.Kom. dengan mengusung tema “Ahlan Wa Sahlan, Prepare You Self for Ramadhan”.

Menurut Bapak Husni, ada berbagai hal yang harus dipersiapkan dalam menyambut bulan ramadhan salah satunya adalah dengan “Jangan berbuat dosa karena ramadhan adalah bulan untuk meningkatkan amal ibadah kita”.

Para peserta juga antusias dalam menghadiri kajian ini, rata-rata mereka semua berasal dari berbagai jurusan di fakultas teknik serta beberapa dari program studi yang ada di Universitas Trunojoyo Madura.

“Alasan mengapa kami mengangkat tema ini adalah karena sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini serta sebagai persiapan dalam menyambut bulan ramadhan” Ujar Hanin Rana Delilah, CO Akhwat dari panitia KAKTUS.

Menurut Hanin, harapannya dari KAKTUS melalui tema ini adalah semakin banyaknya mahasiswa Teknik yang aware pada KAMUS FT dan memiliki persiapan yang matang dalam menyambut ramadhan”. (Hal/Pers&IT)

Rabu, 17 Mei 2017

MLC #3 Penuh Makna di Pondok Hizbul Wathan, Purwosari, Pasuruan




foto bersama peserta dan panitia ikhwan akhwat seusai ikrar.


Warta MKMI-Kegiatan MLC #3 (Muslim Leadership Camp) atau merupakan diklat lanjutan bagi seluruh anggota LDK-LDF di Universitas Trunojoyo Madura, telah dilaksanakan selama tiga hari sejak hari Jum’at (12/5) hingga hari Minggu (14/5) bertempat di Pondok Hizbul Wetan, Purwosari, Pasuruan.

Agenda pertama dimulai dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Bapak Dony selaku Pembina LDK MKMI, dilanjutkan dengan pelepasan pemberangkatan seluruh panitia dan peserta MLC #3.

Selama tiga hari, terdapat berbagai kegiatan dalam acara tersebut seperti pemberian kajian dan materi, qiyamul lail, lomba memasak, jelajah malam, out bound serta ikrar para peserta sebagai puncak acara dari serangkaian kegiatan di MLC #3 ini.

“Kegiatan ini digunakan untuk memupuk semangat juang dakwah, yang tidak hanya bagi para peserta namun juga untuk para panitia, sekaligus dapat digunakan sebagai sebuah kesempatan untuk mendekatkan diri kita dengan alam” Ujar Hendrayana, ketua pelaksana MLC #3.

Selain itu, para panitia dan peserta juga diwajibkan untuk melakukan serangkaian amalan harian seperti, qiyamul lail, sholat sunnah rawatib, sholat dhuha, membaca Al-Qur’an, mengahafalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, bahkan juga harus tersenyum dan mengucapkan salam apabila bertemu dengan saudaranya sesame muslim.

Namun sayangnya, tak ada gading yang tak retak. Beberapa kesalahan terjadi selama kegiatan acara ini berlangsung. Seperti kompor yang hanya tersedia satu saja padahal peserta ikhwan dan akhwat serta panitia ikhwan dan akhwat dipisah sehingga membuat konsumsi panitia tidak tersedia tepat waktu, kurangnya dana hingga memakai peralatan seadanya serta konsep acara yang tidak berjalan sesuai dengan susunannya.

Terlepas dari permasalahan itu, pelaksanaan kegiatan MLC #3 tetaplah memiliki makna yang mendalam terutama bagi setiap peserta dan segenap panitia.

“Acaranya seru dan insya Allah bermanfaat untuk kader-kader yang baru” Ujar Widawati, peserta akhwat MLC #3. (Hal/Pers&IT)

GEMA RAMADHAN (Kajian Bersama Laziz Al-Haromain Bangkalan)

Meningkatkan Iman, Bukan Hanya Resolusi Ramadhan 👳🏻‍♂️ Ust. Moh. Sofa Faudi, S.Psi. • Iman artinya meyakini dalam hati, mengucapkan dengan...