NEWS UPDATE :

Satu Wajah

Selasa, 25 Agustus 2015




Oleh: Istiqomah 
Lihatlah catatanmu kemarin, engkau akan menemukan begitu banyak coretan merah atas perbuatan jelekmu terhadap Ibunda.
Ibu… kata yang indah,

Lembut ku kenang  kasihmu Ibu
Di dalam hati ku kini menanggung rindu
Kau tabur kasih seumur masa
Bergetar syahdu oh di dalam nadiku
Sembilan bulan ku dalam rahimmu
Bersusah payah oh ibu jaga diriku
sakit dan lelah tak kau hiraukan
demi diriku oh ibu buah hatimu
Indah bercanda denganmu Ibu
- Ibu, ost. Hafalan Shalat Delisa

Demi air hujan menyejukkan
Bebaskan dahaga pohon kerontang
Suburkan jiwa-jiwa yang hampa
Alirkan sungai kasih sayangmu
Berjuta darah hidup seorang ibu
Penuh derita susah dan payah
Bersabar menapaki takdirnya
Tulusnya hati cinta ibunda
Bagaikan malam tiada berbintang, terasa gelap kesulitan arah
Bila tiada belai kasihmu, bila tiada cinta ibunda
Ya Allah Ya Tuhanku ampunkan dosa-dosanya, jadikan Ia ahli surgaMu
Ya Allah Ya Tuhanku terimalah amal budinya, semoga selamat dunia akhirat
- Kasih Ibunda

Ibu terkasih
Ibu tersayang
Ibu tercinta
Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah “Ibu”, dan panggilan yang paling indah adalah “Ibu”.
Kata itu penuh harapan dan cinta, kata yang indah yang keluar dari kedalaman hati.
Ibu adalah segalanya, ia adalah penghibur dalam duka, harapan dalam penderitaan dan kekuatan dalam kelemahan.
Ia adalah sumber cinta, belas kasih, simpati, dan pengampunan.

Segalanya di alam ini memperlihat “Ibu”.
Matahari adalah Ibu bumi dan memberinya makanan berupa panas; ia tidak pernah meninggalkan bumi sampai ia menidurkan bumi.
Dan bumi adalah Ibu dari pepohonan dan bunga-bunga. Ia melahirkan mereka, memberi makan pada mereka dan menguburkan mereka.
Pepohonan dan bunga-bunga menjadi Ibu-Ibu yang baik dari buah dan benih mereka.
Dan, Ibu awal semua keberadaan, adalah roh abadi, penuh dengan keindahan dan cinta.
Kata Ibu tersembunyi di dalam hati, dan dikeluarkan di bibir pada jam-jam kepedihan dan kebahagiaan.

Untuk Ibu :-)

Satu wajah ku rindu.
Satu wajah ingin ku mengatakan perbendaharaan ini.
Jaga Ia. Jaga mereka. Peluk mereka.
Share this Article on :

0 komentar :

Posting Komentar

 

© Copyright LDK MKMI Universitas Trunojoyo Madura 2013 | Design by Wildanul Mtv .