TUJUAN MEMPELAJARI SIRAH NAWABIYAH

Kajian Sirah Nawabiyah akan tetap menjadi kajian vital dan aktual sepanjang masa bagi manusia; kaum Muslimin dan non-Muslim, karena kajian Sirah Nawabiyah bukan sekedar untuk mengetahui peristiwa-peristiwa historis, dan kasus-kasus menarik semata seperti layaknya kajian tentang seorang tokoh, serta bukan sekedar dongeng atau legenda tanpa makna. Namun lebih dari itu, kajian Sirah Nawabiyah adalah kajian untuk mendapatkan gambaran tentang hakikat Islam yang tecermin dalam diri pembawanya, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Jadi, kajian Sirah Nawabiyah adalah kajian tentang Islam itu sendiri, dan kajian tentang penerapannya dengan benar karena penerapan Islam dalam kehidupan nyata tidak bisa dipisahkan dari penerapan pembawanya.

 

DR. Muhammad Said Ramadhan Al-Buthi dalam bukunya Fiqhus Sirah menjelaskan secara rinci tujuan mempelajari Sirah Nawabiyah:

1. Untuk memahami pribadi kenabian Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam melalui sisi-sisi kehidupan dan kondisi-kondisi yang pernahdihadapinya untuk menegaskan bahwa beliau bukan semata seorang yang terkenal genial di antara kaumnya. Namun sebelum itu, beliau seorang Rasul yang didukung Allah Ta 'ala dengan wahyu dan taufik dari-Nya.

2. Agar manusia mendapatkan gambaran keteladanan tertinggi dalam seluruh aspek kehidupan untuk mereka jadikan undang-undang dan pedoman hidup mereka. Tidak disangsikan lagi, bahwa jika manusia mencari salah satu keteladanan tertinggi dalam salah satu aspek kehidupan, ia pasti menemukannya di kehidupan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam secara jelas dan sempurna, karena Allah Ta 'ala menjadikan beliau sebagai qudwah untuk seluruh manusia.

3. Agar manusia mendapatkan sesuatu yang dapat membantunya dalam memahami Kitabullah, karena banyak di antara ayat-ayat Al-Qur'an baru bisa ditafsirkan dan dijelaskan maksudnya melalui peristiwa- peristiwa yang pernah dihadapi Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan disikapinya.

4. Dengan mengkaji Sirah Nawabiyah, seorang Muslim dapat mengkoleksi sekian banyak pengetahuan Islam yang benar; akidah, hukum, dan akhlak, karena kehidupan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah gambaran konkrit tentang sejumlah prinsip dan hukum Islam.

5. Agar setiap dai memiliki contoh hidup tentang cara-cara pembinaan dan dakwah, karena Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah seorang dai, pemberi nasihat, dan pembina yang baik yang selalu mencari cara-cara pembinaan terbaik dalam beberapa tahapan dakwahnya. Di antara hal terpenting yang menjadikan Sirah Nawabiyah cukup untuk memenuhi tujuan di atas ialah bahwa seluruh kehidupan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam itu mencakup seluruh aspek sosial dan kemanusiaan yang ada pada manusia.


Sumber :

Abu Muhammad Abdul Malik bin Hisyam Al-Muafiri, As-Sirah An-Nabawiyah li Ibni Hisyam, muhaqqiq: Sa'id Muhammad Allahham, Beirut: Danjl Fikr, 1415 H./1994 M.  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar